Sabtu, 14 April 2012

Perisai Gaib

Tidak seperti karya-karya Syaikh 'Abdul Qadir Jaelani lainnya, buku ini tidak berbicara mengenai kewaspadaan terhadap dunia, tahap-tahap perjalanan spiritual, atau keharusan menerima ketetapan Allah SWT. Kali ini Sang Syaikh Agung lebih banyak "berbicara" melalui shalawat, doa, wirid, dan hizib sebagai perisai gaib kaum Mukmin.Di antaranya:

• Shalawat yang beliau beri nama Basya'irul Khairat (Kabar Gembira mengenai Berbagai Kebaikan);
• Doa Al-lsti'anah (Doa Tawassul kepada Syaikh Abdul Qadir al-Jaelani);
• Wind Da'watul-Jalalah;
• Rijalul Ghaib (Salam Syaikh kepada para Wali Allah di Alam Gaib);
• Doa untuk Menghilangkan Rasa Letih;
• Wirid Subuh;
• Hizbun-Nashr (Hizib untuk Memohon Pertolongan dalam Menghadapi
Musuh).

Mengarungi Samudera Ibadah

Melanjutkan dua buku sebelumnya-yakni, Menembus Batas Langit (Buku 1) dan Mendaki Tangga Iman (Buku 2) karya seorang arif terkemuka, Sayyid Haidar Amûlî (lahir 719 H/1298 M)-inilah buku ketiga karya Haidar Amuli yang menyempurnakan dan melengkapi bahasan dua buku sebelumnya. Dalam buku ini, Anda diajak untuk "mengarungi" samudera berbagai ibadah ritual dalam Islam seperti tayamum, wudhu, shalat, puasa, zakat, haji, dan jihad.

Segenap rahasia dan hikmah yang terkandung dalam ibadah-ibadah ritual tersebut diungkap dan dikupas dalam tiga tingkatan keberagamaan-yakni, syariat, tarekat, dan hakikat-serta dibahas dalam perspektif kearifan spiritual ('irfân) dalam Islam.

ISBN: 978-979-1096-88-1
330 Halaman, 13 x 17 cm
Harga Buku Rp. 54.000,-

Mengenali Jalan-Jalan Langit (Al-Kanz fi al-Masâil ash-Shûfiyyah)

Buku Al-Kanz fi al-Masâil ash-Shûfiyyah karya yang terhormat Syeikh Salâhuddîn at-Tijânî—semoga Allah meridloinya—merupakan buku pertama mengenai silsilah TRADISI yang diterbitkan Lembaga Tradisi al-Haiah al-Misriyyah al-‘Ammah li al-Kitâb. Dalam diri Salâhuddîn at-Tijânî mengalir tetesan darah Rasullah melalui sayyidina Husen ibn Ali.

Pengarang buku ini telah menyelam ke dasar induk buku-buku tasawuf, seperti buku al-Futuhât al-Makiyyah (Revolusi Shalat) karya Ibn ‘Arabî, Hikam (Lebih Dekat Kepada Allah) karya Ibn ‘Athâillah al-Sakandarî.

“Dalam diri Salâhuddîn at-Tijânî mengalir tetesan darah Rasullah melalui Sayyidina Husen ibn Ali. Pengarang buku ini telah menyelam ke dasar induk buku-buku tasawuf, seperti buku al-Futuhât al-Makiyyah (Revolusi Shalat) karya Ibn ‘Arabî, Hikam (Lebih Dekat Kepada Allah) karya Ibn ‘Athâillah al-Sakandarî. Orang yang membaca buku ini seakan-akan hidup dengan sumber-sumber tradisi sufi yang ruhnya mengalir di dalamnya.”—Sa’id Abdulfattâh

"Buku ini merupakan rujukan monumental bagi para pencari kebenaran yang merindukan ketenangan jiwa. Di dalamnya termuat jawaban atas masalah-masalah bagi orang-orang yang ingin menjalankan fasawuf dengan sepenuh hati."—Wiwi Siti Sajaroh, MA, Pengajar Akhlak-Tasawuf, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, UIN Syarif Hiyatullah-Jakarta
"Buku ini menghembuskan nafas Rahmani. Sungguh sebuah karya yang sempurna."—Dr. Ija Suntana, Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung


Harga Buku Rp 49.900

Mendaki Tangga Iman

Dituturkan dalam Alquran bahwa Allah telah menciptakan manusia dalam sebaik-baik bentuk ciptaan (QS at-Tîn, 95:4). Secara fisikal, manusia adalah makhluk Allah dengan struktur tubuh yang sudah sempurna. Secara spiritual, manusia juga memiliki potensi yang nyaris tak terbatas untuk mencapai kesempurnaan ruhani. Untuk mencapai kesempurnaan paripurna secara jasmani dan ruhani, dibutuhkan bekal yang lebih dari sekadar cukup dan memadai-yakni, keimanan dalam beragama. Inilah fondasi sangat penting dalam kehidupan manusia agar kehidupannya betul-betul bermakna, tidak absurd atau sia-sia belaka.

ISBN : 978-979-1096-87-4
200 halaman, 13 x 17 cm
Harga Buku Rp. 39.000